Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan Dimoderasi Skeptisme Profesional
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini merupakan studi kuantitatif berbasis survei yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, independensi auditor, tekanan waktu, dan pengalaman terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan, yang dimoderasi oleh skeptisisme profesional, di Badan Pemeriksa Keuangan Negara Bagian Papua. Desain penelitian menggunakan pengambilan sampel probabilitas dengan teknik pengambilan sampel bertujuan, dan kriteria sampel adalah auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan Negara Bagian (BPK) Provinsi Papua yang memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, berjumlah 88 auditor. Data penelitian bersumber dari data primer yang dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner. Analisis moderasi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS). Untuk mempermudah pengolahan data, digunakan perangkat lunak SmartPls versi 3.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, independensi, dan pengalaman auditor memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan di Badan Pemeriksa Keuangan Negara Bagian (BPK) Provinsi Papua. Sementara itu, tekanan waktu tidak mempengaruhi kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan di Badan Pemeriksa Keuangan Negara Bagian (BPK) Provinsi Papua. Skeptisisme profesional auditor hanya mampu memoderasi pengaruh kompetensi terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Papua.